Disini kutermengu......
Dengan sejuta bayangmu...
Yang semakin menggelebu...
Ku tak bisa lepas dari bayangmu.
Reff.. Kuhanya sebiji pasir,diantara kesempurnaanmu'
Kuharus rela memendammu
Kuhanya setitik air,dikala kau membutuhkanku
Kuharus rela melepasmu
Cinta yang kumiliki untukmu
Sungguh tulus kepadamu
Namun kutiada apa,kusemu
Tuk bahagiakan dirimu.
by. ARDI DHAMERO SIHOMBING
ALKISAH SEPENGGAL HIDUP
Kamis, 08 Mei 2014
Senin, 03 Maret 2014
SUARA HATI LAKI-LAKI PECINTA LUKA
KATA MANIS BERBALUT LUKA DARI SEORANG PRIA
/1/
Nona,
Ku tulis syair ini untuk mewakili luka yang
pernah kau patri di hatiku tempo hari. Agar kau tahu nona, setiap pagi,
setelah kau patri luka itu, aku selalu menatap cangkokan melati yang
kau tanam di halaman rumahku bersama kuntum bunga tulip yang selalu
memancarkan cahaya suram sehalus pualam. Bersamaan dengan itu, aku juga
selalu membayangkan rambut mayangmu yang kecoklatan. Yang sering kepang
tak karuan seperti cinta yang selalu kau bisikkan di ujung telingaku: aku baru sadar cintamu kepang nona !
/2/
Nona,
Sungguh, ternyata kau tega menghapus jejak
percintaan kita. Tidakkah kau mau mengenangnya lebih lama lagi nona?
Tidakkah suatu waktu kau ingin mengenang getar bibirku saat mengucapkan
puncuk rindu untukmu nona?. Atau tentang keluhku yang selalu melepuh di
ujung kelambu? Keluhku di atas bantal yang pernah kunamai bantal sejuta
mimpi untukmu nona?
/3/
Nona,
Pagi ini, seperti juga pagi-pagi
sebelumnya, aku kembali mengelus pisau berkarat yang ku letakkan di
bawah bantalku. Pisau yang telah kulumuri dengan air mata duka mengental
dari cinta yang kau tinggal pergi. Pisau yang tiap hari kian berkarat
dan berbau amis. Pisau yang ku sediakan khusus untuk jantung burung
elang yang telah merebut kau dari sisiku: Sekali lagi, disini ada pisau yang telah kulumuri air mata duka mengental nona !
/4/
Nona,
Pagi ini, segangaja tak kusediakan
secangkir kopi. Tak ada pula sepotong roti untuk menemani sarapan
pagiku. Aku hanya ingin menikmati cicit pipit yang baru saja kuundang
untuk menemaniku menyambut pagi. Sengaja kuundang nona, sebab aku sudah
jenuh mendengan lolongan anjing dan serigala di setiap malam-malamku: Sungguh, aku jenuh mendengar suara mereka nona !
/5/
Nona,
Tahukah kau apa yang selalu ku simpan saat
mendengar lolongan anjing dan serigala itu?. Aku selalu menyimpan
kerinduan yang dirajai gelora dendam dan kebencian. Gelora dendam dan
kebencian yang bermuara dengan genangan air mata di pipiku. Genangan air
mata yang menunjukkan segala kelemahanku saat tidak berhasil menemukan
bayangan elang yang menculikmua. Genangan air mata yang menunjukkan
segala kelemahanku saat tak menerima kekalahanku melawan elang yang
mencengkrammu lalu membawamu terbang ke bukit khianat.
/6/
Nona,
Seandainya ada air mata yang mematikan
manusia, mungkin aku sudah mati berkali-kali nona. Mungkin hari ini aku
tidak bisa lagi mengelus pisau berkarat itu. Mungkin hari ini aku tak
ada lagi untuk mengusap kain kafanmu bersama elang yang kau pilih
sebagai pendamping hidupmu. Entah sampai kapan aku sanggup bertahan
dengan keadaanku seperti ini nona. Entah sampai kapan aku akan menatap
pisau berkarat itu yang sekarang sudah mengarah tepat ke jantungku nona.
Haruskah aku menunggumu di tempat lain nona?. Di tempat dimana kau dan
elang bajingan itu akan berlabu setelah kalian lelah bermimpi?: Sekarang, aku hanya akan memilih diam nona !
(Nyanyian rindu pun diputar. Angin
bergemuruh dari segala penjuru. Embun membeku di kaki mentari. Burung
pipit terbang tanpa suara. Ratapanku pun kian abadi di tepian duka. Aku
laki-laki pencinta luka. Yang baru bersenggama takdir kelam. Yang baru
saja merasakan luka yang di goreskan oleh asmara buta yang dahulu
kunamai cinta. Cinta yang akhirnya memilih khianat dari pada setia
sebagai pendampingku).
BY.ARDI DHAMERO SIHOMBING
KISAH SEORANG LELAKI
LUAPAN HATI
DIAMBIL DARI SEORANG JIWA PENGHAYAL..
Halo sobat semua,.Dalam kesempatan kali ini saya akan bercerita dari sebuah ilustrasi dan kita akan coba membuat berbagai perumpamaan akan jiwa yang terkekang yang mungkin membuat suatu bahan pembelajaran bagi kita semua.hehehehhe...kayak menyaingi om mario teguh aja yahh...rrrrr.
Nah,.nama yang saya buat nanti hanya sabuah fiktif belaka ea,.jadi kalau ada persamaan nama ntar jangan dibawa hati.ok sobat''.
Seorang pria sejati akan memperjuangkan sesuatu yang ia inginkan,apalagi dalam masalah asmara cinta.cieee..
Namun berbeda dengan seorang pemuda polos ini.mengapa?yo ikuti ceritanya....kita kasih nama ''Haril''.
Haril adalah seorang pria polos yang saya kenal apa adanya,.dengan kepolosannya dia pun mulai bercerita kepada saya.
Dia bertanya kepada saya,.bro..kamu tahu mutiara kan?saya jawap tau bos.diapun berkata:mutiara itu semua orang tau bahwasanya itu sangat indah dan mahal,.namun mengapa tidak banyak orang yang mengidamkannya?nah jangankan mutiara bro.,ini masalah asmara ataupun mengenai pasangan hidup yang semua orang megidamkannya,dan dalam setiap pribadi ataupun jiwa mempunyai kisah untuk meraih pasangan masing-masing.benar'ungkap saya.
Haril menatap langit sambil berungkap,.seandainya engkau tahu bro apa yang aku rasakan saat ini,sungguh tak lazim dan tak biasa yang aku rasakan kini.kenapa'kata saya.
Dia menatap saya,.derkata:Dengarlah bro.. (diapun bercerita)
Saya mennyukai seorang wanita yang begitu polos,lugu,apa adanya,kuat,dan berbudi.saya pertama bertemu dengan dia sungguh jantunggku dakdikduk tak seperti biasanya bertemu dengan wanita lain yang saya kenal.wanita ini seorang pekerja keras dibalik senyumnya yang mengalahkan segala berat bebannya,mata indahnya sungguh meratakan pandangan disekelilingnya seakan bisa membuat orang lain tersenyum melihatnya.tapi itulah yang saya liahat darinya ga tau kalau pemandangan kamu berbeda ya bro. ya'kata saya.
Terus yang masalahnya sekarang apa bos'sayapun bertanya kepada dia.Dan haril lanjut menjawap.,saya memang sangat cinta dan sayangkan dia,namun itu sangat tidak mungkin untuk aku raih dan gapai.Jika saya bandingkan dengan dirinya,saya hanyalah sebutir pasir yang dibawa arus air yang tak tahu persinggahan entah kemana arah.saya kecil dibandingkan dengan aurah kasih dan pesona yang dia miliki itu.Saya bukan tidak pernah berusaha mendekati dia,namun dia sangat berbeda dengan wanita lain.Saya sangat mengharapkan seseorang yang seperti dia,tapi apa daya jiwa ini sangat lemah.Saya hanya bisa membawanya dalan hayal dan indah mimpiku,aku sangat begitu berbeda jika dia dekat dengan saya.Tubuhku bergetar,jantungku berdebar dan mulutku tak sanggup untuk berkata-kata,saya begitu grogi jika dia dekat dengan saya.
Ditengah keasyikan Haril bercerita saya mebentak tiba-tiba dan berkata :Waoo..o.mengapa bro ga sampaikan aja sama dia dan coba menjelaskan apa yang kamu rasakan sama dia?mana tau kalian mempunyai perasaan yang sama atau coba aja bro kompakan sama dia dulu kale,,Pungkas saya.Haril menjawab:bro..bagi saya cinta itu sungguh membebaniku saya hanya bisa berucap sama kamu bro.Cinta itu adalah memory,:dimana apa yang aku rasakan tak selalu akan terwujud dan sayapun tahu sebatas mana antara aku dan dia,karena begitu besarnya rasa cintaku sehingga aku takkan berani ucapkan sama dia.biarlah aku simpan dan pendam selamanya.Cinta itu adalah sebuah lagu,dimana aku hanya bisa berkata-kata indah kepada dia hanya dalam mimpiku,dan aku menyampaikan sebuah syair yang begitu menusuk hatinya namun sayang hanya bisa aku ukirkan dalam indah mimpi malamku.Cinta itu puisi,saya hanya bisa merayu bayangnya dalam mimpiku.
Cinta itu toleransi,saya tahu dia tidak sepadan dengan saya,dan saya merasa sakit hati jika dia akan menolak saya dan sayapun akan pendam apa yang aku rasakan.dan saya juga merasa berdosa jika saya memaksakan dia untuk mencintai aku karena saya tahu sebagian dari arti cinta sejati itu adalah tidak memaksakan kehendak sendiri,membiarkan seseorang yang sangat kita sayangi memilih yang terbaik bagi dia.dan saya memang tahu cinta terpendam tidak ada yang mengalahkan kecuali perasaan hati kita sendiri yang begitu hancur.''tiba-tiba saya menggertak Haril'' saya berkata.,seriiiuss amat lhu bro...kenapa ga kau ajak aja dia ketemuan?tanyaku,dan Haril menjawap:entahlah bro,saya juga pernah tuh ajak dia nemuin aku.akupun merasa bersalah mengapa dia yang aku suruh nemuin aku.saya berkata:wah bro mana bisa gitu,trus kenapa ga telponan aja kasih sedikit perhatian sama dia?
Haril menyahut:itupun sudah aku lakukan brow,tapi apa daya dia ada alasan yang tepat sesuai profesinya.Dia ga boleh diganggu brow,.aku juga pernah telpon dia siang-siang dan malam hari dia alasannya sibuk trus dan malah saya juga pernah telpon dia dipagi hari kira-kira pukul 3 pagi dan diapun marah bro,.(sambil tertawa Haril menatapku leseh).akupun menyahut tertawa:hahahahaha.jadi sekarang dia dimana bro,aku penasaran sekali ingin melihatnya saja.
Haril menjawap:ah kamu mau tau aja bro.rumahnya ga jauh dimana aku bekerja bro,akupun selalu curi pandang kearah rumahnya dan saya sangat berharap melihat wajahnya saja,namun sayangnya brow kagak pernah lagi dia muncul dan saya memang sangat yakin dia akan datang disuatu saat yang tidak kita tahu dan hanya itulah harapan saya.
saya menyahut Haril:temuin aja kerumahnya kn da beres bro''.kan da tau rumah dia toh.
Haril menjawap dengan sedikit muka geram: Ah.. bro kayak wartawan aja!!!kn sudah saya bilang ma kamu tadi aku tak mau lagi sakit hati.
Akupun menjawap:ya kan sudah jadi resiko.asal dia tau aja bro apa yg kau rasakn sama dia...
Haril menjawap:aku memang sangat berharap dia tau apa yang aku rasakan,tapi belum waktunya bro.(Haril sambil berdiri)ah sudalah bro aku lapar nih ayo cari makan dulu yo.katanya.
Saya menjawab:lanjutin aja cerita dulu ya bro''.
Haril:tak akan kulanjutin toh ga ada gunanya sama kamu.
saya:banyak bro kn dari brow kita dapat suatu kisah.
Haril :ok saya akan ceritakan nanti setelah dia sudah tau apa yang aku rasakan sama dia ya.(sambil bergegas melangkah kewarung makan)
saya menyahut:ok semoga cepat dia tau dan mengerti apa yang bro rasakan.Dan semoga bro diterima supaya ada kelanjutan ceritanya ya.
Haril:ah aku lapar...saya okekan sajalah.
Ceritanya habis dulu deh sob,.kita tunggu aja sambungannya ya sob dan semoga Haril diterima sicewe tuh.
Nah....sekarang dukungan para sobatlah ia dn doakn saja si Haril dapat tuh cewe ia.biar bisa kita sambung cerita nih.hehehhehehehehhhehe
sory ya sob bersambung dulu dan maaf ceritanya ngawur tak jelas.kwkkwkkww
SALAM DAMAI
BERSAMBUNG......
BY : ARDI DHAMERO SIHOMBING
Rabu, 11 September 2013
PAHIT MANIS.....ITULAH NAMANYA HIDUP.
Suatu hari seorang tua
bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang
waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.
Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan.
"Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ", ujar pak tua.
"Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping. Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya.
"Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya, "Bagaimana rasanya ?"
"Segar ", sahut si pemuda.
"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua.
"Tidak, " sahut pemuda itu.
Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata: "Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.? Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan; lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."
Pak tua itu lalu kembali menasehatkan : "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.? Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian."
Karena Hidup adalah sebuah pilihan..mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang...
belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik.
Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan.
"Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ", ujar pak tua.
"Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping. Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya.
"Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya, "Bagaimana rasanya ?"
"Segar ", sahut si pemuda.
"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua.
"Tidak, " sahut pemuda itu.
Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata: "Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.? Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan; lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."
Pak tua itu lalu kembali menasehatkan : "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.? Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian."
Karena Hidup adalah sebuah pilihan..mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang...
belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik.
Semoga kita bisa memetik hikmah dari cerita diatas BY; ARDI DHAMERO SIHOMBING
Selasa, 03 September 2013
3 TAHUN
Telah lama kupendam...
Rasa ini dihatiku....
Yang tertuju padamu...
Rasa cinta dan kasih sayangmu...
Yang begitu dalam.....
Untuk dirimu...
Semenjak mengenalmu...
Engkau begitu ayu......
Dan tutur sapamu...
Membuat hatiku...
Smakin merindu dalam....
Membuat hatiku terpukau...
3 Tahun lamanya
Kumencarimu.....
Dengan memendam rasa...
Dan kasih sayangku...
Dan kini engkau...
Kutemukan tlah berdua....
Dengan pujaan hatimu....
Hancur rasa hatiku......
Seandainya engkau tahu...
Apa yang kurasakan...
Betapa sirna hatiku...
Penantian yang berujung pedih.....
Rasa ini dihatiku....
Yang tertuju padamu...
Rasa cinta dan kasih sayangmu...
Yang begitu dalam.....
Untuk dirimu...
Semenjak mengenalmu...
Engkau begitu ayu......
Dan tutur sapamu...
Membuat hatiku...
Smakin merindu dalam....
Membuat hatiku terpukau...
3 Tahun lamanya
Kumencarimu.....
Dengan memendam rasa...
Dan kasih sayangku...
Dan kini engkau...
Kutemukan tlah berdua....
Dengan pujaan hatimu....
Hancur rasa hatiku......
Seandainya engkau tahu...
Apa yang kurasakan...
Betapa sirna hatiku...
Penantian yang berujung pedih.....
TANGISAN CINTA TERPENDAM
Wahai wanitaku...
Aku yang selama ini berharap bisa untuk isi ruang hatimu,bisa miliki cinta tulusmu yang buatku tergila-gila padamu.Aku hanya bisa mencintaimu,tak bisa memiliki hatimu dan begitu juga dengan cintamu.Kuberdoa,akan bahagiamu bersama pilihan hatimu.
Biarlah bunga cinta kusimpan,butir kerinduanpun kutertawakan karena sebuah keadaan,harus kupendam rasa ini.Ketika aku berjumpa denganmu pertama kali,aku sudah tahu bahwa aku jatuh cinta kepadamu,tatapan matamu menggetarkan jiwaku.Lidahku menjadi kaku/tak ada kata yang bisa terucap dari bibirku selain mengagumi kesederhanaanmu.Entah mengapa,setiap detik dan setiap menit aku selalu mengingatmu.
Rasanya tak mau sedetikpun tuk melupakanmu,maafkan aku yang hanya bisa mencuri bayangmu.Kuingin menjauhinya,namun hati ini sungguh menggebu selalu memanggil namamu dan mataku susah terpejam .
Sungguh wajar jika kamu menolak perasaan cintaku,.aku lelaki yang tak punya apa-apa untuk bahagiakan kamu dan aku juga sedarkan itu,aku hanya bermodalkan cinta yang tulus dan itu tidak akan cukup.Sungguh wajar juga setiap manusia memiliki perasaan dan pandangan.Dan dari situlah tumbulnya rasa cinta,dan sewajarnya juga setiap manusia harus memiliki cinta itu. Namun bagaimana dengan perasaan cinta yang saya miliki?akankah aku harus berlalu dengan memendam cinta tulusku yang hanya buat kamu.
Aku yang selama ini berharap bisa untuk isi ruang hatimu,bisa miliki cinta tulusmu yang buatku tergila-gila padamu.Aku hanya bisa mencintaimu,tak bisa memiliki hatimu dan begitu juga dengan cintamu.Kuberdoa,akan bahagiamu bersama pilihan hatimu.
Biarlah bunga cinta kusimpan,butir kerinduanpun kutertawakan karena sebuah keadaan,harus kupendam rasa ini.Ketika aku berjumpa denganmu pertama kali,aku sudah tahu bahwa aku jatuh cinta kepadamu,tatapan matamu menggetarkan jiwaku.Lidahku menjadi kaku/tak ada kata yang bisa terucap dari bibirku selain mengagumi kesederhanaanmu.Entah mengapa,setiap detik dan setiap menit aku selalu mengingatmu.
Rasanya tak mau sedetikpun tuk melupakanmu,maafkan aku yang hanya bisa mencuri bayangmu.Kuingin menjauhinya,namun hati ini sungguh menggebu selalu memanggil namamu dan mataku susah terpejam .
Sungguh wajar jika kamu menolak perasaan cintaku,.aku lelaki yang tak punya apa-apa untuk bahagiakan kamu dan aku juga sedarkan itu,aku hanya bermodalkan cinta yang tulus dan itu tidak akan cukup.Sungguh wajar juga setiap manusia memiliki perasaan dan pandangan.Dan dari situlah tumbulnya rasa cinta,dan sewajarnya juga setiap manusia harus memiliki cinta itu. Namun bagaimana dengan perasaan cinta yang saya miliki?akankah aku harus berlalu dengan memendam cinta tulusku yang hanya buat kamu.
Jika engkau tahu apa yang aku rasakan kini,aku selalu berusaha untuk melupakanmu namun tiada pernah sirna akan apa yang seutuhnya hati ini rasakan.Dan andai kau tahu juga,untuk melupakanmu adalah tugas yang paling berat buat aku .Aku merasa berdosa jika aku menyalahkan Tuhan ataupun menyesalkan bertemu dengan kamu.Biarlah apa yang aku rasakan kini jadi bumbu dalam kebahagiaanmu,karena aku seorang insan yang begitu mengagumi segala apa yang ada padamu.bertemu denganmu hanya setitik waktu ataupun hanya sebentar saja namun untuk melupakanmu begitu memeras waktuku entah sampai kapan aku bisa melupakanmu.Aku berdoa,semoga engkau bahagia selalu walaupun tidak pernah engkau tahu akan apa yang aku rasakan.Begitu cepatnya aku harus berusaha menjauhimu namun begitu berat juga untuk mengenangmu.
Bersambung
by : ardi dhamero sihombing
TO MISS E
Langganan:
Komentar (Atom)




